Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan filter yang digunakan pada rokok mengandung darah babi.
Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Mozaik Karim. Berikut narasi yang diunggahnya:
"Filter rokok berasal dari darah b4bi? Masih mau merokok?".
Selain itu, akun tersebut juga mengunggah video berisi pernyataan pakar kesehatan asal Universitas Sydney Australia, Simon Chapman terkait informasi filter rokok yang mengandung babi.
Benarkah klaim tersebut?

Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Senin (19/4/2021), klaim yang menyebut filter rokok mengandung darah babi adalah klaim yang salah.
Setelah ditelusuri, ternyata video tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar di media sosial.
Video serupa sebelumnya pernah beredar pada 2010 lalu dan telah diklarifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 2017.
Baca Juga: CEK FAKTA: Bandara Kertajati Kini Jadi Bengkel Service Sepeda Motor?
Berdasarkan hasil uji filter rokok yang dilakukan di laboratorium Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional BPOM pada 2010 menggunakan metode DNA, dari lima merek rokok berfilter yang diuji tidak terdeteksi adanya kandungan DNA babi.