DPR Dijaga Ketat Usai Mabes Polri Diteror

Siswanto Suara.Com
Kamis, 01 April 2021 | 10:06 WIB
DPR Dijaga Ketat Usai Mabes Polri Diteror
Ilustrasi DPR [suara.com/Bagus Santosa]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar mengatakan pengamanan Parlemen diperketat setelah terjadi aksi teror di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021).

Kompleks Parlemen termasuk objek vital sehingga sudah sepatutnya dilakukan peningkatan pengamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Indra.

"Tentu kami akan memperketat pengamanan di Kompleks Parlemen. Semua kendaraan yang masuk kompleks Parlemen akan diperiksa secara ketat," kata Indra kepada Antara, Kamis (1/4/2021).

Dia mengatakan, personil Pengamanan Dalam DPR akan ditambah jumlahnya sebagai bentuk antisipasi aksi teror dengan didukung dari aparat kepolisian.

DPR sudah berkoordinasi dengan kepolisian dalam peningkatan keamanan.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak Kepolisian. Di DPR juga ada Kepolisian untuk pengamanan objek vital yang sifatnya permanen," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada media mengungkapkan orang yang menerobos Mabes Polri seorang wanita berinisial ZA.

“Bernama ZA (25), alamat di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur. Berdasarkan face recognition, sesuai,” kata Listyo di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.

Listyo menjelaskan, wanita tersebut masuk melalui pintu belakang Mabes Polri melewati pos penjagaan. Kepada petugas, wanita tersebut menanyakan kantor pos yang berada di Mabes Polri.

Baca Juga: Tetangga Zakiah Aini: InsyaAllah Enggak Dikucilkan, Orangtuanya Orang Baik

“Oleh anggota ditunjukkan. Namun kemudian yang bersangkutan kembali melakukan penyerangan yang ada di pos jaga,” kata Kapolri.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI