Tak hanya itu, Moeldoko juga menyoroti politikus yang mengorbankan jiwa nasionalisme dan Pancasila. Padahal, lanjut Moeldoko, sikap tersebut tidak ada yang menggubris.
"Moeldoko tidak seperti itu. Saya tidak pernah mengemis untuk mendapat pangkat dan jabatan. Apalagi, menggadaikan yang selama ini saya perjuangkan. Saya konsisten, saya rela mempertaruhkan leher saya untuk terus menegakkan Pancasila dan berkibarnya Merah Putih. Tetapi, jika ada yang berusaha merusak ke Indonesiaan kita. Saya akan berdiri memimpin untuk meruntuhkannya," kata Moeldoko.