Sopir Ojol Berbaju Rizieq Diciduk Densus saat Tidur: Ngapain Tangkap Saya?

Selasa, 30 Maret 2021 | 10:48 WIB
Sopir Ojol Berbaju Rizieq Diciduk Densus saat Tidur: Ngapain Tangkap Saya?
Ojek online terduga teroris ditangkap di Ciputat pakai baju Habib Rizieq. (Suara.com/Wivy)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 meringkus seorang pria berinisial AJ (24) di sebuah kontrakan di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Senin (29/3/2021), hari ini. Penangkapan tersebut lantaran pria yang diketahui sebagai sopir ojek online itu dianggap sebagai terduga teroris. 

Seperti dikutip dari SuaraJakarta.id, kronologi penangkapan terhadap AJ itu diceritakan oleh IR (52) istri dari pengurus kontrakan tersebut. IR mengaku awalnya kaget ketika kontrakan AJ disambangi aparat.

Menurutnya, penangkapaan itu dilakukan saat AJ sedang tidur. 

"Iya kaget banget mas. Tiba-tiba rame banyak polisi dateng ke sini dan nangkep Pak AJ," katanya kepada SuaraJakarta.id, Selasa (30/3/2021).

RH yang sempat menyaksikan penangkapan itu menuturkan, sempat mendengar percakapan AJ dengan polisi. Saat itu, AJ tengah tertidur di dalam kontrakannya. Menurutnya, AJ sempat mempertanyakan kedatangan polisi ke kontrakannya. 

"Pas lagi ditangkep Pak AJ itu sempet nannya 'Ngapain tangkep saya, salah saya apa?'. Terus polisinya ngeliatin foto di handphone. 'Lihat foto ini, enggak bisa ngelak lagi," tutur RH menirukan percakapan saat penangkapan AJ.

Dia juga mengaku melihat AJ dengan kondisi tangan terikat saat dibekuk aparat. 

"Iya kemarin anggota polisinya banyak, ada 30 orang lebih. Pakai pakaian preman. Pak AJ ditangkap dari dalam rumahnya, tangannya diiket begini," katanya.

Saat dibawa dari dalam kontrakan, kata RH, AJ terlihat memakai kaos putih dan celana silat berwarna merah.

Baca Juga: Benda Milik Terduga Teroris Condet Dikubur di Lapangan, 4 Kali Diledakkan

"Pakai celana silat warna merah, kaosnya warna putih ada gambar Habib Rizieq," kata dia. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI