"Saya matikan listriknya sekitar jam 2 pagi lah. Kalau pemiliknya keberatan kan pasti bertanya, ini tiba tiba selang setengah jam yang datang justru pelaku dan kawan-kawannya menyerang saya, yang merupakan orang luar bukan pemilik kafe," ujar Kurnadi.
Pemerintah Kabupaten Bengkayang akan mengecek izin operasional kafe-kafe yang ada di Bengkayang termasuk kafe tempat terjadinya penganiayaan terhadap salah satu jurnalis di Bengkayang itu.
Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal saat membesuk Kurnadi di RS, menyatakan akan mengecek izin operasional kafe. Apabila kafe tersebut beroperasi lebih dari jam operasional akan ditindak. Ia meminta agar aparat keamanan baik TNI maupun Polri menjaga situasi kondusif daerah ini.
"Syarat mendirikan kafe juga tidak mengganggu warga sekitar. Kalau sudah meresahkan masyarakat itu yang tidak boleh. Jika semua hal persyaratan dilanggar wajib kami tutup. Bukan kami melarang orang membuka usaha, tapi juga harus memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar sehingga tidak mengganggu, jangan membuat intrik-intrik yang mengganggu lingkungan," ujar Rizal. (Sumber: Antara)