Suara.com - Nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhono (AHY) masih berada di bawah nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, hingga Ridwan Kamil dalam elektabilitas pencalonan presiden yang akan digelar dalam Pemilu 2024 pilihan anak-anak muda.
Merespons hal itu, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, pihaknya masih optimistis AHY bisa mengejar ketertinggalan elektabilitas. Hasil survei tersebut, jelasnya, bakal dijadikan Demokrat sebagai rujukan dan referensi ke depan.
"Dari waktu yang tersedia, kami tetap optimis masih terbuka jalan untuk meningkatkan dan mengejar ketertinggalan elektoral Mas Ketum AHY terhadap kompetitor lainnya," kata Kamhar saat dihubungi Suara.com, Senin (22/3/2021).
Kamhar mengklaim, AHY punya kapasitas dalam mengejar ketertinggalan elektabilitas dari para kompetitornya dalam Pilpres 2024. Demokrat sendiri bersikeras untuk menjadikan kader utamanya bertarung di Pilpres.
"Demokrat sangat berkepentingan untuk memastikan agar Kader Utama Partai Demokrat menjadi kontestan. Tentu kami juga mengharapkan adanya limpahan Efek ekor jas bagi Partai Demokrat," tuturnya.
Kendati begitu, kata Kamhar, Demokrat tak bisa sendirian bertarung dalam hajat politik lima tahunan tersebut. Koalisi masih dirasa perlu untuk memenuhi ambang batas pencalonan.
"Pintu koalisi wajib tuk dibuka. Dalam koalisi yang terbangunlah nantinya keputusan final siapa yang menjadi Capres dan siapa yang menjadi Cawapres diambil. Tentunya semua pihak akan menghitung berdasarkan kepentingan strategisnya masing-masing," tuturnya.
Hasil Survei
Lembaga Indikator Politik Indonesia melakukan survei terhadap kalangan anak muda untuk membaca tingkat elektabilitas 17 nama calon presiden. Hasilnya, ada tiga tokoh yang paling banyak dipilih anak muda: Anies Baswedan (15,2 persen), Ganjar Pranowo (13,7 persen), Ridwan Kamil (10,2 persen).
Baca Juga: Pilihan Milenial, Anies, Ganjar dan RK Mesti Kerja Ekstra Maju Pilpres 2024
Selanjutnya, Sandiaga Uno (9,8 persen), Prabowo Subianto (9,5 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (4,1 persen), Erick Thohir (1,5 persen), Tito Karnavian (1,2 persen), Puan Maharani (1,1 persen).