Suara.com - Pemerintah Kota Bogor mengizinkan bioskop di Kota Bogor dibuka lagi untuk publik, tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tanpa ada aktivitas makan dan minum di dalam studio selama pemutaran film.
"Bioskop diizinkan dibuka untuk memulihkan sektor ekonomi di Kota Bogor, tapi dalam operasionalnya harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau Bioskop XXI di Mal Boxies, di Kota Bogor, Minggu (21/3/2021).
Menurut Bima Arya, bioskop di Kota Bogor sudah dibuka lagi mulai Kamis (18/3), tapi pengunjungnya masih sedikit.
"Sesuai aturan protokol kesehatan, pengunjungnya maksimal 50 persen, tapi pengunjung bioskop belum sampai 50 persen," katanya.
Bima menjelaskan, dengan diizinkannya bioskop dibuka kembali, maka diharapkan perekonomian pada sektor hiburan di kota dapat bergairah lagi.
"Pekan ini awal beroperasinya kembali bioskop, setelah tutup selama hampir setahun," katanya.
Menurut Bima, dengan dibukanya kembali bioskop, maka karyawannya bisa mulai bekerja kembali.
"Bagi pengelola dan karyawan bioskop, mulai ada pemasukan sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi," katanya.
Namun, Bima mengingatkan pengelola bioskop agar menerapkan aturan protokol kesehatan selama berada di bioskop, yakni mencuci tangan dengan air sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak fisik, serta menggunakan masker.
Baca Juga: Bioskop di Pekanbaru Tak Kunjung Dibuka, Ini Alasannya
"Penerapan protokol kesehatan yang baik, pengunjung tidak boleh melepas masker selama berada di bioskop," katanya.