Suara.com - Seorang pejabat Amerika Serikat membuat jagat media sosial heboh setelah ia tampil mengenakan hijab saat konferensi pers di Gedung Putih pada Rabu (24/2).
Menyadur Al Arabiya, Minggu (28/2/2021) Sameera Fazili, Wakil Direktur Dewan Ekonomi Nasional, berbicara kepada wartawan atas perintah eksekutif Presiden Joe Biden untuk mengatasi kekurangan chip elektronik dan masalah rantai pasokan penting lainnya.
Fazili mengenakan hijab berwana hitam saat konferensi pers di Gedung Putih yang dilangsungkan pada Rabu 24 Februari 2021.
Fazili, lulusan Universitas Harvard dan Sekolah Hukum Yale, diangkat ke posisi kunci dalam pemerintahan Joe Biden bulan lalu.
Dewan Ekonomi Nasional menangani proses pembuatan kebijakan ekonomi dan memberikan saran kebijakan kepada presiden.
Melihat penampilan Fazili, warganet menyambut baik penampilan pertamanya sebagai pejabat di pemerintahan Biden.
"Sebulan setelah Trump pergi dan kami memiliki seorang saudara perempuan berjilbab yang memberikan konferensi pers di Gedung Putih," tulis Imraan Siddiqi, direktur eksekutif Dewan Muslim Hubungan Islam Amerika (CAIR) cabang Washington.
"Para Islamaphobes menangis," tambahnya.
Shahed Amanullah, seorang pengusaha teknologi Muslim yang menjabat sebagai penasihat senior di Departemen Luar Negeri AS antara tahun 2011 dan 2014, mengungkapkan anggapan serupa.
Baca Juga: Akui Diri Tak Sempurna, AS Akan Gabung Lagi dengan Dewan HAM PBB
Aymaan Ismail, seorang jurnalis Muslim AS yang berfokus pada identitas dan agama, membandingkan penampilan Fazili dengan aktivis anti-Islam Brigette Gabriel, yang diundang ke Gedung Putih oleh Trump: