Pasca Gempa Jepang, Kereta Shinkansen Tertunda dan Warga Alami Krisis Air

Minggu, 14 Februari 2021 | 12:57 WIB
Pasca Gempa Jepang, Kereta Shinkansen Tertunda dan Warga Alami Krisis Air
Seorang perempuan di Fukushima, Jepang tengah membersihkan lantai dua restoran dari ceceran piring hingga botol akibat guncangan gempa. (Foto: AFP)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Lebih dari 100 orang terluka, keberangkatan kereta Shinkansen tertunda, dan krisis air akibat gempa yang terjadi di Jepang pada Sabtu (13/2) malam waktu setempat.

terhenti di sebagian besar wilayah timur laut Jepang pada Minggu (14 Februari) setelah wilayah itu diguncang gempa besar di daerah yang sama dengan gempa Fukushima yang memicu tsunami hampir 10 tahun lalu.

Menyadur Channel News Asia, Minggu (14/2/2021) gempa berkekuatan 7,3 skala Richter melanda wilayah timur laut Jepang pada pukul 11.08 malam waktu setempat.

Akibatnya dinding retak, jendela pecah dan memicu tanah longsor di Fukushima, daerah yang paling dekat dengan pusat gempa.

Gempa juga mengguncang gedung-gedung di ibu kota Jepang Tokyo, yang jaraknya ratusan kilometer dari pusat gempa.

Akibat gempa tersebut, listrik di Jepang padam pada saat kejadian, namun keesokan paginya listrik telah pulih sepenuhnya.

Sekitar 950.000 rumah tangga mengalami gangguan listrik, juru bicara pemerintah Katsunobu Kato mengatakan dalam sebuah pengarahan yang disiarkan oleh NHK.

Gambar ini menunjukkan alat berat excavator listrik untuk pekerjaan restorasi di lokasi longsor di Joban Expressway di Soma, prefektur Fukushima pada 14 Februari 2021, setelah gempa bumi.  STR / JIJI PRESS / AFP
Gambar ini menunjukkan alat berat excavator listrik untuk pekerjaan restorasi di lokasi longsor di Joban Expressway di Soma, prefektur Fukushima pada 14 Februari 2021, setelah gempa bumi. STR / JIJI PRESS / AFP

Namun, beberapa ribu rumah tangga terkendala tidak mendapatkan air bersih, dan penduduk mengantre dengan jeriken untuk menerima air dari truk.

Sedikitnya 104 orang terluka, kata televisi nasional NHK, termasuk beberapa yang menderita patah tulang, tetapi tidak ada korban tewas yang dilaporkan.

Baca Juga: Diguncang Gempa Besar M 7,1, Begini Penampakan Fukushima Jepang

Tidak ada tsunami, dan tidak ada laporan penyimpangan di pembangkit nuklir mana pun.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI