Niat Mandi Wajib untuk Pria dan Wanita dan Artinya

Rifan Aditya Suara.Com
Kamis, 11 Februari 2021 | 12:19 WIB
Niat Mandi Wajib untuk Pria dan Wanita dan Artinya
Ilustrasi Mandi, niat mandi wajib, tata cara mandi wajib. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Mandi wajib merupakan proses pembersihan tubuh yang harus dilakukan seorang muslim, baik laki-laki atau perempuan apabila terkena hadas besar. Lalu bagaimana bacaan niat mandi wajib untuk laki-laki dan perempuan?

Perintah mandi wajib ini tertuang dalam Alquran Surah Almaidah ayat keenam. Dalam surah tersebut dijelaskan bahwa dan jika kamu junub maka mandilah.

Mandi wajib dilakukan antara lain setelah seorang wanita mengalami haid atau laki-laki yang mengalami mimpi basah dan bersyahwat.

Namun yang perlu diketahui mandi wajib tidak sekadar mandi. Ada tata cara yang harus dipatuhi. Mandi wajib untuk pria dan wanita secara gerakan sama saja. Perbedaannya hanya terdapat pada niat.

Baca Juga: Niat Salat Witir, Tata Cara, hingga Bacaan Doa Setelah Salat

Bacaan Latin Niat Mandi Wajib

Adapun niat mandi wajib untuk laki-laki yang baru selesai bersyahwat adalah:

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala

Artinya: aku berniat mandi menghilangkan hadas besar wajib karena Allah Ta’ala.

Sementara itu, niat mandi wajib untuk perempuan setelah selesai haid adalah:

Baca Juga: Doa-doa Mustajab Agar Keinginan Cepat Dikabulkan Allah

Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi ta'aala.

Artinya: aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.

Setelah membaca niat, hal yang perlu diperhatikan dalam mandi wajib adalah urutannya. Hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim menjelaskan dari Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW, bahwa jika Nabi mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangan.

Kemudian beliau berwudu sebagaimana wudu untuk salat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya. (HR Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)

Melihat dari hadis tersebut, maka jika diuraikan tata cara mandi wajib adalah sebagai berikut.

  1. Membaca niat setelah haid bagi wanita maupun bersyahwat bagi pria.  
  2. Membasuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali.
  3. Membersihkan kemaluan.
  4. Berwudu secara sempurna seperti wudu dalam salat.
  5. Menyiramkan air ke seluruh badan dan ke atas kepala sambil menyela-nyela rambut masing-masing tiga kali dimulai dari bagian tubuh sebelah kanan. Pastikan seluruh bagian badan basah oleh air.
  6. Gosok bagian-bagian tubuh seperti tangan, kaki, jari-jari, atau ketiak seperti mandi biasa.
  7. Bagi perempuan setelah selesai haid dianjurkan untuk menyeka tempat keluarnya darah menggunakan kapas yang diolesi wewangian agar kemaluan menjadi wangi.

Seperti itulah bacaan niat mandi wajib untuk pria maupun wanita. Perhatikan urutannya agar manji wajib anda sah dan terbebas dari hadas besar.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI