Bupati Terpilih Sabu Raijua Warga AS, Bawaslu Bantah Kecolongan

Kamis, 04 Februari 2021 | 20:04 WIB
Bupati Terpilih Sabu Raijua Warga AS, Bawaslu Bantah Kecolongan
Sosok Orient P Riwu Kore, Bupati kewarganegaraan Amerika Serikat (FB/DR. Orient P. Riwu Kore)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan membantah telah kecolongan terkait Bupati terpilih Sabu Raijua NTT, Orient P Riwu Kore memiliki kewarganegaraan ganda, RI dan Amerika Serikat (AS).

Abhan menyebutkan kalau Bawaslu Sabu Raijua sudah menelusuri dugaan kewarganegaraan ganda tersebut sebelum masa penetapan pasangan calon Pilkada Serentak 2020.

Abhan mengatakan Bawaslu Sabu Raijua setelah memperoleh laporan itu dan langsung ditindaklanjuti oleh jajarannya.

"Sekali lagi Bawaslu dalam konteks ini tidak kecolongan tetapi ini aktif dari jajaran Bawaslu ketika ada dugaan dwi kewarganegaraan, yaitu Amerika, maka Bawaslu Sabu Raijua aktif melakukan beberapa tindakan," kata Abhan dalam jumpa pers secara daring, Kamis (4/2/2021).

Tindakan awal yang dilakukan Bawaslu Sabu Raijua pasca mendapatkan laporan adalah melayangkan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sabu Raijua pada 5 September 2020. Surat itu dikirim dengan maksud meminta KPU memastikan keabsahan dokumen pasangan calon bupati dan wakil bupati Sabu Raijua tahun 2020.

Pada tanggal yang sama, Bawaslu Sabu Raijua juga mengirimkan surat kepada Kepala Kantor Imigrasi Provinsi NTT untuk meminta data kewarganegaraan dari bakal calon bupati Sabu Raijua atas nama Orient P Riwu.

Bawaslu Sabu Raijua juga sempat menyurati Keduataan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dan Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian pada 10 September 2020. Sementara penetapan pasangan calon itu dilakukan pada 23 September 2020.

"Sampai hari ini belum ada jawaban," ujarnya.

Bawaslu Sabu Raijua kembali melayangkan surat untuk yang kedua kalinya kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia pada 15 September 2020. Akan tetapi sampai penetapan calon terpilih, pihaknya belum juga menerima jawaban.

Baca Juga: Sejak Awal Tipu KPU, Nasdem: Pasangan Orient-Thobias Harus Didiskualifikasi

"Baru ada jawaban tanggal 1 Februari 2021," sebutnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI