KN Trisula Temukan Pakaian Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air SJ 182

Erick Tanjung Suara.Com
Sabtu, 16 Januari 2021 | 18:41 WIB
KN Trisula Temukan Pakaian Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air SJ 182
Petugas Kapal Patroli KPLP KN. Trisula dari Pangkalan PLP Tanjung Priok menemukan benda yang diduga tangga darurat pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2021). ANTARA FOTO/HO/Humas Ditjen Perhubungan Laut/wpa/foc.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kapal Negara atau KN Trisula dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai/KPLP menemukan tujuh potong pakaian yang diduga milik penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh pada Sabtu (9/1/2021) di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

"Kami menemukan beberapa potong baju kemungkinan itu dari korban Sriwijaya air kurang lebih berjumlah tujuh dari KN Trisula," kata Nahkoda KN Trisula KPLP, Eko Suryadi di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (16/1).

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman MS mengatakan kantong yang berisi potongan baju yang diterima sore ini diserahkan kepada tim DVI untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami serahkan kepada tim DVI atau KNKT untuk diproses lebih lanjut," ujarnya.

Baca Juga: Suasana Haru Iringi Pemakaman Pramugari Isti Korban Sriwijaya Air SJ 182

Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ182 dengan rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut atau nautical mile/nm di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB karena karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri enam kru aktif dan enam kru ekstra. (Antara)

Baca Juga: Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Sriwijaya Air Serentak di 4 Provinsi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI