Tekanan Darah Tinggi, Wali Kota Batam Batal Divaksin

Siswanto Suara.Com
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:39 WIB
Tekanan Darah Tinggi, Wali Kota Batam Batal Divaksin
Ilustrasi suntikan vaksin COVID-19 (Foto: Humas/Jay)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Penyuntikan vaksin COVID-19 untuk Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Muhammad Rudi, terpaksa ditunda karena tekanan darahnya tinggi, Jumat (15/1/2021).

Rudi sampai beberapa kali menjalani pemeriksaan tekanan darah demi meyakinkan kondisi tubuhnya yang nampak segar.

"Tensi saya 160/90 terus pindah tangan malah lebih, tinggi 179/101," kata Rudi.

Rudi mengaku tidak merasakan pusing dan lainnya sebagaimana orang dengan penyakit darah tinggi sehingga dia memutuskan untuk terus mengulang pemerikasaan.

"Saya tidak yakin setinggi itu, perasaan saya biasa saja," kata dia.

Rudi nampak sangat ingin divaksin. Beberapa kali dia meyakinkan petugas kondisinya baik-baik saja.

Bahkan Rudi sempat berbaring di ruangan khusus, dalam upayanya menurunkan tekanan darah.

Ia mengaku memang kurang tidur dalam tiga hari terakhir karena memikirkan ekonomi kota yang tidak kunjung membaik akibat COVID-19.

"Sore ini saya mau lari. Biar malam nanti tidurnya enak," kata Rudi.

Baca Juga: Vaksinasi Sudah Dimulai, Pakar: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Ia meyakinkan kondisi badannya akan membaik dan bisa divaksin pada Sabtu (16/1).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI