10 Ahli WHO Akhirnya Diizinkan Masuk China, Bergegas Teliti Akar Covid-19

Kamis, 14 Januari 2021 | 21:31 WIB
10 Ahli WHO Akhirnya Diizinkan Masuk China, Bergegas Teliti Akar Covid-19
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Media pemerintah China telah mengkonfirmasi bahwa pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah tiba di Wuhan untuk menyelidiki asal-usul pandemi virus corona.

Menyadur Sky News, Kamis (14/1/2021) tim yang terdiri dari 10 ahli virologi dan ilmuwan lain akan menghabiskan sekitar satu bulan di kota tempat Covid-19 pertama kali muncul lebih dari setahun yang lalu.

Setelah menghabiskan dua minggu pertama dalam masa karantina, tim dari WHO tersebut akan menyelidiki klaim para ilmuwan bahwa virus itu berpindah dari hewan ke manusia di tempat lain di China sebelum kasus pertama terdeteksi di pasar basah Huanan di Wuhan.

10 ahli WHO tersebut berasal dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, Jerman, Jepang, Rusia, Belanda, Qatar, dan Vietnam.

Tim tersebut akhirnya bisa masuk ke China setelah sempat dilarang masuk awal bulan ini. China mengatakan mereka tidak akan diizinkan masuk karena pemeriksaan yang tidak lengkap.

WHO telah melakukan pembicaraan dengan China sejak Juli, tetapi para ahli tersebut ditolak masuk pada 6 Januari.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada saat itu: "Hari ini, kami mengetahui bahwa pejabat China belum menyelesaikan izin yang diperlukan untuk kedatangan tim di China.

"Saya sangat kecewa dengan berita ini, mengingat dua anggota telah memulai perjalanan mereka dan yang lainnya tidak dapat melakukan perjalanan pada menit terakhir, tetapi telah melakukan kontak dengan pejabat senior Tiongkok." sambungnya.

Menurut laporan, pemerintah China telah mengendalikan dengan ketat semua penelitian tentang asal-usul virus dan media milik negara telah mempermainkan klaim bahwa virus itu mungkin berasal dari tempat lain.

Baca Juga: Reaksi Pejabat Riau Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac China

Menteri Luar Negeri China Wang Yi baru-baru ini mengatakan bahwa "semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa pandemi kemungkinan besar disebabkan oleh wabah terpisah di banyak tempat di dunia."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI