Lebarkan Pencarian, Tim SAR Fokus Cari Korban dan Kotak Hitam Sriwijaya

Senin, 11 Januari 2021 | 06:54 WIB
Lebarkan Pencarian, Tim SAR Fokus Cari Korban dan Kotak Hitam Sriwijaya
Tim gabungan TNI, Basarnas, dan stakeholders lainnya melakukan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Memasuki hari ketiga pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182, tim SAR gabungan memusatkan pada evakuasi korban sekaligus penemuan kotak hitam atau black box.

Penemuan black box menjadi fokus, mengingat sinyalnya yang sudah terdeteksi di sekitar lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya itu. Direktur Opersional Basarnas Brigjen (Mar) Rasman bahkan sempat berharap blackbox dapat ditemukan pada hari kedua pencarian, pada Minggu (10/1) malam.

"Mudah-mudahan saja (black box) malam ini, harapan kami lebih cepat lebih baik. Namun, kondisi malam menjadi hambatan tim untuk mendalami penyelaman. Harapan kami saya kira lebih cepat lebih baik," kata Rasman di Posko Terpadu JICT II, Minggu (10/1/2021).

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsdya Bagus Puruhito mengatakan, tim SAR gabungan bakal berfokus untuk evakuasi korban pesawat SJ 182 pada hari ketiga pencarian, Senin (11/1/2021).

"Untuk di bawah permukaan mungkin kita besok akan lebih konsentrasi pada pencarian atau evakusi terhadap korban, sekaligus bagian pesawat. Di sisi lain juga kita tetap sekaligus melakukan pencarian terhadap black box bersama KNKT, kami mohon doanya semoga besok berjalan lancar," kata Bagus di JICT II, Minggu (10/1/2021).

Bagus menjelaskan, tim SAR gabungan akan menggunakan metode pencarian serupa. Namun, pada hari ketiga atau Senin hari ini, pencarian sedikit melebar ke arah pesisir.

"Adapun rencana kita besok masih operasi di daerah yang sama dengan metode di bawah dan permukaan laut. Dengan sedikit melebarkan area pencarian dan menambah pencarian di pesisir karena arus dari laut menuju ke pesisir," kata Bagus.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI