Ganjar Pantau Langsung Pembuatan Alat Pendeteksi Covid-19 Karya UGM

Selasa, 05 Januari 2021 | 15:20 WIB
Ganjar Pantau Langsung Pembuatan Alat Pendeteksi Covid-19 Karya UGM
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Pantau Langsung Pembuatan Alat Pendeteksi Covid-19 Karya UGM. (Dok : Pemprov Jateng).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Universitas Gajah Mada melakukan inovasi barunya yakni membuat alat pendeteksi Covid-19 atau GeNose C19.

Hal ini pun tentu menarik perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang bertolak langsunv ke Yogyakarta untuk melihat pembuatan alat pendeteksi Covid-19 karya Universitas Gadjah Mada (UGM) GeNose C19, Selasa (5/1/2021).

Tak hanya melihat, Ganjar juga langsung menjajal produk alat pendeteksi Covid-19 dengan tingkat akurasi 97 persen itu.

Tiba di pabrik GeNose yang terletak di UGM Science Technopark sekitar pukul 12.30 WIB, Ganjar langsung menjajal alat tersebut.

Caranya, ia menghembuskan nafas dan dimasukkan ke kantong plastik khusus yang disiapkan.

Setelah itu, kantong plastik berisi nafas Ganjar itu kemudian dimasukkan ke alat GeNose yang terkoneksi dengan laptop. Dan dalam hitungan waktu tiga menit saja, hasilnya sudah keluar dan Ganjar dinyatakan negatif.

"Wah cepat sekali, hanya hitungan menit sudah keluar hasilnya. Keren ini," kata Ganjar kagum.

Ganjar pun langsung memesan 100 unit GeNose untuk dibawa ke Jawa Tengah. Namun sayang, karena produksinya masih sedikit, baru 35 alat GeNose yang bisa didapatkan Ganjar.

"Saya mau beli 100, tapi baru dapat 35 unit. Ternyata ini baru 10 hari berproduksi karena izin edar baru keluar. Saya ke sini untuk melihat seperti apa kondisinya, sekaligus saya ngetes sendiri tadi bagaimana cara kerjanya," kata Ganjar.

Baca Juga: Ketahuan Positif Covid-19, Pemprov Jateng Langsung Karantina Pendatang

Dari hasil tes yang dilakukan, GeNose lanjut Ganjar dianggap sangat efektif untuk meningkatkan upaya tracing Covid-19. Cara kerjanya sangat simpel dan waktu yang dibutuhkan sangat cepat, yakni maksimal tiga menit.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI