Munarman FPI ke Massa Aksi 1812: Sudah Ada Skenario, Awas Penyusup

Jum'at, 18 Desember 2020 | 13:19 WIB
Munarman FPI ke Massa Aksi 1812: Sudah Ada Skenario, Awas Penyusup
Munarman FPI Berbincang-bincang Dengan Refly Harun (YouTube/ReflyHarun).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Perlu saya ingatkan demonstran, pencar saja, karena di situ (Glodok) sudaj menunggu provokator untuk melakukan tindakan kriminal. Bagi mereka, cara-cara operasi ini, operasi dengan bendera palsu sudah biasa mereka lakukan untuk mengkambinghitamkan orang," tegas Munarman.

"Berhenti wahai kuasa bertindak kejam. Setop!" tandasnya melanjutkan.

Aksi 1812 Tuntut Habib Rizieq Bebas

Dalam poster berisi ajakan aksi 1812 yang diterima suara.com, kegiatan unjuk rasa itu sedianya dijadwalkan berlangsung sekira pukul 13.00 WIB. Ada empat poin tuntutannya, yakni;

  • Usut Tuntas Pembunuhan Enam Syuhada
  • Bebaskan Habib Rizieq Tanpa Syarat
  • Stop Kriminalisasi Ulama
  • Stop Diskriminasi Hukum

Selain itu, dalam poster tersebut juga tertulis pesan Rizieq "Jika saya dipenjara atau dibunuh, lanjutkan perjuangan," tulisnya.

Polda Metro Jaya Tidak Mengeluarkan STTP

Polda Metro Jaya sebelumnya telah memastikan tidak memberikan Surat Tanda Terima Pemberitahuan atau STTP terkait aksi 1812 hari ini.

Polisi menegaskan tidak akan memberikan STTP terhadap izin keramaian apapun selama masa pendemi Covid-19.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran juga mengklaim, akan mengambil langkah humanis apabila simpatisan Rizieq tetap bersikeras melakukan aksi unjuk rasa.

Baca Juga: Puluhan Santri Pendukung Rizieq Ditangkap Polisi, 10 Orang Reaktif Corona

"Kalaupun ada aksi, kami akan melaksanakan operasi kemanusiaan," ungkap Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/12) kemarin.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI