Apa Arti Lambang Pancasila di Setiap Silanya?

Rifan Aditya Suara.Com
Senin, 07 Desember 2020 | 12:25 WIB
Apa Arti Lambang Pancasila di Setiap Silanya?
hari pancasila (Shuttertsock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pancasila adalah dasar negara Indonesia sekaligus ideologi bangsa. Apakah kalian tahu arti lambang Pancasila di setiap silanya?

Sultan Hamid II adalah perancang Pancasila. yang pada saat itu ia menggambar seekor burung Garuda berwarna emas berkalung perisai yang di dalamnya berisi lima simbol Pancasila. Pada bagian kaki burung Garuda tersebut mencengkeram pita putih bertuliskan 'Bhineka Tunggal Ika'.

Berikut ini penjelasan simbol dan lambang Pancasila dikutip dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

1. Simbol Bintang

Dalam Pancasila sila ke-1 dilambangkan dengan bintang kuning dengan lima sudut berlatar hitam lalu diletakkan di tengah-tengah sila lainnya. Hal ini melambangkan Ketuhanan yang Maha Esa dengan maksud bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius yaitu bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Nilai yang terkandung dalam sila ke-1 ini adalah Negara melindungi kemerdekaan tiap-tiap penduduk Indonesia untuk memeluk agamanya masing-masing serta untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya.

Selain itu, negara juga membebaskan pemeluk agama sesuai dengan keyakinannya, tidak ada paksaan, dan antar penganut agama harus saling menghormati.

2. Rantai

Pada sila ke-2, dilambangkan dengan rantai emas berlatar merah. Pada sila ke-2 Pancasila berbunyi 'Kemanusiaan yang Adil dan beradab'. Rantai tersebut berjumlah 17 dan saling berkaitan satu sama lain. Rantai ini melambangkan generasi penerus yang turun temurun.

Baca Juga: Makna Lambang Pancasila dari Bintang Emas sampai Padi dan Kapas

Nilai yang terkandung dalam sila ke-2 ini adalah kesadaran bahwa manusia memiliki harkat, martabat, dan derajat yang sama sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Sehingga dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan sikap saling menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan membela kebenaran.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI