Menteri Edhy Ditangkap KPK, Gerindra dan Prabowo Terancam di 2024

Siswanto Suara.Com
Kamis, 26 November 2020 | 07:18 WIB
Menteri Edhy Ditangkap KPK, Gerindra dan Prabowo Terancam di 2024
Prabowo Subianto [ABC Australia]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Yang ditangkap dengan istrinya, padahal Edhy sempat positif Covid-19 tapi masih bergerilya. Ini pelajaran terhadap menteri yang lain agar bersih dari korupsi. Biar tetap diingat istilah 'nama baik lebih berharga dari emas dan permata,"

Posisi Prabowo

Semenjak penangkapan terhadap menteri dari Partai Gerindra, muncul suara yang menginginkan Prabowo mundur dari kabinet.

"Kalau mundur barangkali akan sulit bagi Prabowo lantaran dia masih berencana maju pada perhelatan pilpres 2024 mendatang," kata Jerry.

"Paling tidak dia akan mencari alternatif pengganti bisa saja Sekjen Gerindra Ahmad Muzani atau Wakil Ketua DPR RI Zufmi Dasco Ahmad."

Penangkapan terhadap Edhy, kata Jerry, bisa mengganggu Gerindra yang kini sedang bersiap menyongsong pemilu presiden 2024.

"Soalnya menteri KKP bagian kunci Partai Gerindra apalagi istrinya anggota DPR dari partainya Prabowo Subianto. Jadi, memang bisa berdampak pada elektabilitas partai jika memang ditetapkan oleh KPK. Saat ini masih menggunakan asas praduga tak bersalah.  Tapi kalau OTT memang rata-rata sudah tersangka."

Edhy Prabowo mundur

Edhy Prabowo menyatakan akan mengundurkan diri sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra setelah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK.

Baca Juga: Luhut Jadi Menteri KKP Ad Interim karena Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK

"Saya akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum dan juga nanti akan mengundurkan diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri, dan saya yakin prosesnya sudah berjalan," kata Edhy di gedung KPK, Jakarta, dini hari tadi.

REKOMENDASI

TERKINI