Menteri Edhy Ditangkap KPK, Gerindra dan Prabowo Terancam di 2024

Siswanto Suara.Com
Kamis, 26 November 2020 | 07:18 WIB
Menteri Edhy Ditangkap KPK, Gerindra dan Prabowo Terancam di 2024
Prabowo Subianto [ABC Australia]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan berdampak di kubu Partai Gerindra dan partai pendukung pemerintah yang lain.

Menurut analis kebijakan publik dari lembaga Political and Public Policy Studies Jerry Massie alasannya sederhana saja.

"Edhy Prabowo merupakan anak emasnya menteri pertahanan sekaligus Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto, bahkan tangan kanannya," kata Jerry kepada Suara.com, kamis (26/11/2020).

Edhy ditangkap dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait dengan perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

Tetapi penangkapan terhadap wakil ketua umum Partai Gerindra itu, menurut Jerry, menyisakan tanda tanya.

"Kenapa Edhy, bukan yang lain yang ditangkap. Ini sebuah pertanyaan besar. Memang saya menduga dari awal ini terkait dengan ekspor benih lobster yang sempat dilarang menteri sebelumnya (Susi Pudjiastuti," kata Jerry.

Jerry menilai penangkapan terhadap Edhy bisa saja mempengaruhi hubungan Gerindra dan koalisi pendukung pemerintah.

Dari sisi penegakan hukum, penangkapan tersebut dinilai Jerry sebagai, "KPK mulai menancapkan gasnya."

KPK di bawah Firli Bahuri diharapkan semakin giat melakukan operasi tangkap tangan  tanpa pandang bulu.

Baca Juga: Luhut Jadi Menteri KKP Ad Interim karena Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK

"Jangan dikendorkan, jangan hanya pilih-pilih. Apa itu menteri dari PDIP, Golkar atau partai lainnya tetap KPK konsisten dan menjaga kredibilitas dan konsitensi lembaga antirasuah," katanya.

REKOMENDASI

TERKINI