Anak Mahfud MD Dikerjai Pegawai Pemerintah

Siswanto Suara.Com
Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:39 WIB
Anak Mahfud MD Dikerjai Pegawai Pemerintah
Mahfud MD (kanan). (Antara/Andika Wahyu)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menceritakan kisah anaknya yang pernah dipermainkan oleh pegawai pelayanan publik.

"Anak saya itu dokter, mau mendirikan klinik. 'Kan harus izin, datanglah dia ke depnaker di satu tempat. Di jadwal itu dibuka pukul 08.00 sampai 11.00 khusus pelayanan itu," kata Mahfud dalam acara peluncuran aplikasi umum Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Anak Mahfud datang pukul 08.00 karena harus menghadiri kegiatannya pada pukul 10.00. Dia berharap mengurus perizinan itu bisa selesai sebelum pukul 10.00.

"Dia datang pukul 08.00, sampai pukul 10.00 pejabat (yang berwenang) belum datang. Ya, dia pulang karena pada pukul 10.00 harus mengajar kuliah. Akan tetapi, dia tanya kepada pegawai, kenapa (pejabat itu) enggak datang? (Jawab pegawai), ya, belum datang. Dia tanya, lho, katanya pukul 08.00? (pegawai jawab) Iya, tapi 'kan sampai pukul 11.00," kata Mahfud.

Anak Mahfud tidak menunggu pejabat itu datang. Dia memutuskan untuk datang besoknya.

Belajar dari pengalaman hari sebelumnya, dia  datang lagi tepat pukul 11.00 ke kantor tersebut. Namun, pejabat yang dicari tak juga bertemu.

Anak Mahfud bertanya lagi kepada pegawai di kantor itu apakah pejabat yang dimaksud tidak datang. Karena izin klinik tersebut perlu untuk didaftarkan.

"Pegawainya menjawab bahwa pejabat itu tadi sudah datang tetapi sudah pulang lagi. Lho, kemarin belum datang. Sekarang sudah pulang," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan kejadian tersebut tidak akan terjadi seandainya dahulu sudah ada aplikasi umum Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Baca Juga: Temui Mahfud MD, Putri Soekarno Bahas Soal Demonstrasi

Karena dengan aplikasi tersebut, pengajuan perizinan yang masuk akan langsung ketahuan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI