Luncurkan Seragam Netral Gender, Siswa Laki-laki di Taiwan Boleh Pakai Rok

Rabu, 21 Oktober 2020 | 18:38 WIB
Luncurkan Seragam Netral Gender, Siswa Laki-laki di Taiwan Boleh Pakai Rok
Model memakai seragam sekolah netral gender untuk siswa Taiwan yang dirancang Desainer pakaian pria Angus Chiang. [Instagram@project_uni_form]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Desainer pakaian pria Taiwan Angus Chiang telah merilis koleksi seragam sekolah yang sepenuhnya netral gender. Desain seragam itu menunjukkan bahwa siswa laki-laki boleh mengenakan rok.

Seragam yang disebut Project Uni-Form itu diluncurkan bulan ini oleh Chiang, agensi media Ogilvy dan grup media Conde Nast Taiwan di acara fashion di Taipei, sebagaimana dilaporkan Asia One, Rabu (21/10/2020).

Peluncuran seragam itu menambah suasana pro LGBT di lingkungan sekolah. Taiwan sendiri memang memiliki reputasi sebagai pemimpin hak LGBT di kawasan Asia Timur.

Tahun lalu, sebuah sekolah di Taiwan memainkan perannya dengan memberikan pelajaran tentang keragaman dan inklusi.

Baca Juga: Pria Ini Pilih Pakai Rok dan Sepatu Hak Tinggi ke Kantor, Ini Alasannya

Sekolah Menengah Atas bernama Banqiao Kota Taipei Baru memberikan persetujuan kepada anak laki-laki untuk mengenakan rok ke sekolah sebagai promosi kesetaraan gender.

“Ini untuk mendorong kemandirian siswa dalam memilih seragam dengan tetap menghormati hak-haknya,” kata pihak sekolah saat itu.

Matt Kuo, seorang siswa berusia 16 tahun dari Xue Xue Institute di Kota Taipei, yang menjadi model seragam pada peluncuran mengaku senang dengan desain seragam yang ada.

Siswa lain, siswa kelas 11 di Sekolah Tinggi Perdagangan Shilin Kota Taipei menganggap desain seragam netral gender baik untuk sarana mengekspresikan diri.

Ogilvy mengklaim koleksi ini adalah seragam sekolah netral gender pertama di dunia. Selain seragam, koleksi Uni-Form terdiri dari baju renang dan mantel olahraga.

Baca Juga: Berburu Kuliner Paling Populer Asal Taiwan

“Kami berharap masyarakat yang lebih baik dengan dukungan Project Uni-form untuk bergabung dalam percakapan," kata seorang juru bicara Ogilvy.

"Sehingga masing-masing dari kita dapat dengan percaya diri bangga akan siapa diri kita dan mengekspresikan diri mereka yang sebenarnya dengan nyaman."

Selepas peluncuran, Ogilvy juga mengklaim bahwa seragam netral gender untuk laki-laki, perempuan, dan lainnya telah diminati sekolah-sekolah di Taiwan.

"Kami telah memiliki sekitar 70 sekolah di seluruh Taiwan yang menghubungi kami untuk desain lebih lanjut dari seragam netral gender," kata seorang juru bicara Ogilvy.

"Kami berharap mendapatkan lebih banyak sehingga kami dapat menjangkau lebih jauh ke dalam kampus."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI