Jepang Berencana Buang Air Radioaktif Nuklir Fukushima ke Laut

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 18:08 WIB
Jepang Berencana Buang Air Radioaktif Nuklir Fukushima ke Laut
Foto udara menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima yang rusak akibat gempa di kota Futaba, Prefektur Fukushima di Jepang pada 12 Maret 2011. [AFP/Jiji Press]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pemerintah Jepang berencana untuk membuang lebih dari 1 juta ton air yang terkontaminasi radioaktif pembankit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi ke laut.

Kabar tersebut dilaporkan media Negeri Sakura, salah satunya kantor berita Kyodo. Keputusan resmi disebut-sebut bisa diambil pemerintah Jepang pada akhir bulan ini.

Pemerintah Jepang telah mencari cara untuk menyingkirkan limbah berbahaya itu yang jumlahnya kian menumpuk sejak PLTN itu hancur akibat tsunami besar pada Maret 2011 lalu.

Dorongan untuk segera mengambil tindakan terus dihadapi pemerintah Jepang lantaran ruang penyimpanan di situs pembangkit nuklir hampir terisi penuh.

Operator pembangkit listrik, Tokyo Electric Power (Tepco), memperkirakan semua tangki yang tersedia akan penuh pada musim panas 2022.

Hingga bulan lalu, 1,23 juta ton air yang tercemar karena digunakan untuk mencegah pelelehan tiga inti reaktor yang rusak, disimpan di 1.044 tangki, dengan jumlah air limbah yang meningkat 170 ton per hari.

Sistem Pemrosesan Cairan Canggih Tepco menghilangkan zat yang sangat radioaktif dari air tetapi sistem tersebut tidak dapat menyaring tritium.

Tritium adalah isotop radioaktif hidrogen yang secara rutin dilarutkan oleh pembangkit listrik tenaga nuklir dan dibuang bersama air ke laut.

Panel ahli yang menasihati pemerintah mengatakan awal tahun ini bahwa melepaskan air adalah salah satu “pilihan yang paling realistis”.

Baca Juga: Jarang Diketahui, 4 Wisata Bali Ini Tawarkan Suasana Bak di Jepang

Para ahli mengatakan tritium, isotop radioaktif hidrogen, hanya berbahaya bagi manusia dalam dosis yang sangat besar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI