Aksi Trump Keluar Rumah Sakit Demi Sapa Pendukung Tuai Kritikan

Bangun Santoso Suara.Com
Selasa, 06 Oktober 2020 | 06:36 WIB
Aksi Trump Keluar Rumah Sakit Demi Sapa Pendukung Tuai Kritikan
Presiden AS Donald Trump keluar dari rumah sakit untuk menyapa pendukungnya. (AFP/Alex Edelman)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sebagian kalangan rakyat Amerika Serikat mengkritik aksi Presiden AS Donald Trump yang menyapa pendukungnya dari dalam mobil di luar rumah sakit militer Walter Reed National Military Medical Center, Minggu (4/10).

Mereka menganggap tindakan Trump itu membahayakan nyawa banyak orang.

Presiden Trump keluar dari ruang isolasi dan memutuskan menyapa pendukungnya yang berkumpul di luar rumah sakit di Bethesda, Maryland. Rekaman sebuah video menunjukkan ia melambaikan tangan ke arah pendukungnya dari dalam mobil.

Trump saat itu terekam mengenakan masker berwarna hitam dan di barisan depan mobil ada dua orang yang terlihat duduk mendampingi presiden.

Umumnya, pasien COVID-19 diwajibkan menjalani isolasi selama 14 hari demi mencegah virus menular ke orang lain. Dua minggu merupakan rata-rata waktu yang dibutuhkan virus SARS-CoV-2 untuk menyerang sel tubuh sehingga menimbulkan gejala penyakit pada pasien.

Trump terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis (1/10), tetapi ia baru mengumumkan hasil tesnya ke publik pada Jumat dini hari (2/10).

Beberapa saat sebelum menyapa pendukungnya, Trump mengunggah video di Twitter. Lewat video itu, Trump mengatakan ia akan memberi kejutan kecil kepada "para patriot yang berkumpul di jalanan". Istilah itu merujuk pada para pendukung Trump yang berkumpul di luar rumah sakit Walter Reed.

Juru bicara kantor kepresidenan AS, Judd Deere, mengatakan perjalanan itu "cukup singkat, dan keputusan mendadak (presiden, red) untuk keluar dan menyapa para pendukungnya". Deere menambahkan Trump langsung kembali ke ruangannya di RS Walter Reed setelah kegiatan tersebut.

Deere menyebut "langkah pencegahan telah ditempuh" sebelum perjalanan tersebut berlangsung demi melindungi Presiden Trump dan para ajudannya. "Perjalanan itu juga diperbolehkan oleh tim medis," kata juru bicara Gedung Putih itu.

Baca Juga: Presiden Trump Keluar dari Rumah Sakit, Sembuh dari Covid-19?

Namun, aksi itu dikritik banyak pihak, termasuk oleh seorang dokter di Walter Reed.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI