Lewat Krionik, China Mencoba 'Menipu Kematian', Seperti Apa?

Senin, 28 September 2020 | 11:32 WIB
Lewat Krionik, China Mencoba 'Menipu Kematian', Seperti Apa?
China lewat Lembaga Penelitian Ilmu Hayati Shandong Yinfeng membuka pusat penelitian krionik. [The Shandong Yinfeng Life Science Research Institute]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Lewat prosedur tersebut, mereka berharap suatu hari telah ditemukan teknologi canggih yang dapat menghidupkan kembali orang atau hewan yang telah mati.

Yinfeng juga bermitra dengan rumah sakit dan universitas Tiongkok daratan untuk melakukan penelitian di bidang kriobiologi, yang mempelajari pengaruh suhu rendah pada makhluk hidup.

Aaron Drake, direktur pusat respons klinis di Yinfeng yang bergabung pada 2016--sebelumnya dia merupakan direktur respons medis Alcor, menyebut lembaga penelitian krionik di China berbeda dari yag lain.

"Alcor tidak bermitra dengan fasilitas medis apa pun. Itu karena tidak beroperasi dengan izin medis. Mereka harus mengikuti hukum di bawah industri pemakaman," kata Drake.

Di Alcor and the Cryonics Institute, setelah tubuh dimasukkan ke dalam nitrogen cair, proses langsung selesai. Itu hanya fasilitas penyimpanan di mana orang-orang memiliki kuburan beku, kata Drake.

“Tapi pemerintah China tidak ingin kami menjadi proyek yang membekukan seseorang. Pemerintah ingin melihat bagaimana proyek ini dapat bermanfaat bagi semua bidang kedokteran," jelas Drake.

"Jadi kami bekerja dengan ahli bedah, ahli anestesi dan perfusionis [orang yang mengoperasikan mesin jantung-paru]. Ini adalah proyek berbasis penelitian yang besar, yang menarik saya untuk bergabung dengan mereka."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI