Dianggap Pakai Rok Terlalu Pendek, Seorang Wanita Ditampar

Senin, 28 September 2020 | 09:53 WIB
Dianggap Pakai Rok Terlalu Pendek, Seorang Wanita Ditampar
Ilustrasi rok pendek. (Pixabay/StockSnap)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Gabriel juga mengatakan kepada radio France Bleu Alsace bahwa seorang wanita tidak pernah dipukul karena dia memakai rok.

"Seorang wanita dipukul karena ada orang yang misoginis, seksis, kekerasan, dan yang membebaskan diri dari hukum atau aturan kesopanan dengan menyerang mereka." ujar Gabriel.

Presiden Emmanuel Macron mulai menggunakan retorika yang semakin keras tentang masalah keamanan dalam negeri.

Kamis lalu seorang pria dijatuhi hukuman penjara karena menyerang dua wanita - yang salah satu pakaiannya dia klaim terlalu pendek.

Kedua wanita itu sedang menunggu trem di Mulhouse, Prancis timur lalu seorang pria berkata: "Apakah kamu tidak ingin berpakaian lebih pendek?"

Dia kemudian mendorong wanita muda itu ke tanah. Kejahatan itu memicu protes 'Mulhouse en jupe' di kota Mulhouse, dengan 200 orang hadir kemarin untuk menuntut agar perempuan bisa merasa aman di tempat mereka tinggal.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI