Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah menyiapkan sosok pengganti Febri Diansyah yang pada Kamis (25/9/2020) resmi mengundurkan diri.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan, saat ini pimpinan mencari kandidat yang akan menggantikan posisi Febri sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK.
"Saat ini Biro SDM sedang memproses surat pemberhentian atas permintaan dari yang bersangkutan (Febri) dan selanjutnya tentu pimpinan akan memilih pejabat pelaksana atau Pltyang akan menduduki posisi Kabiro Humas sampai nanti terpilih pejabat definitif melalui mekanisme proses seleksi," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2020).
Meski begitu, Ali pun cukup menghargai dan menghormati atas keputusan Febri untuk mundur dari KPK. Termasuk, tentang penilaiannya terhadap KPK saat ini.
"Harapannya tentu sekalipun nantinya berada di luar KPK akan tetap bersama-sama KPK melakukan upaya pemberantasan korupsi di negeri yang kita cintai ini," ucap Ali.
Ali menyebut sejumlah agenda maupun program pencegahan korupsi dan pemberantasan yang sudah direncanakan sebelumnya masih berjalan seperti biasa.
KPK Berubah
Febri blak-blakan soal alasannya mundur dari jabatan Kepala Biro Humas KPK karena merasa kondisi dan situasi di lembaga antirasuah itu sudah berubah. Hal itu terjadi sejak revisi RUU KPK
"Saya dan bagi beberapa teman yang sudah berdiskusi cukup panjang akhir-akhir ini, kondisi KPK memang sudah berubah, dari aspek regulasinya," kata dia, Kamis kemarin.
Baca Juga: Sebelum Febri Diansyah, 37 Pegawai Lebih Dulu Mundur dari KPK
Dia mengaku, selama menjadi pegawai KPK bukan hanya soal status atau posisi jabatan, namun lebih dari itu.