Tulis Surat Terbuka, Teddy PKPI Minta Jokowi Tidurkan Indonesia

Senin, 21 September 2020 | 13:19 WIB
Tulis Surat Terbuka, Teddy PKPI Minta Jokowi Tidurkan Indonesia
Teddy Gusnaidi. (Suara.com/Iqbal Asaputro)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo terkait penanganan pandemi covid-19 di Indonesia.

Melalui suratnya, Teddy menyarankan agar Presiden Jokowi mengambil langkah lewat cara yang ia sebut dengan 'tidurkan Indonesia'.

Ia mengusulkan cara itu lantaran angka kasus yang semakin banyak bahkan setelah pemerintah memberlakukan new normal.

"Pak Jokowi, terkait corona, dulu yang terinfeksi sedikit tapi pemberitaannya yang banyak. Kini sebaliknya, yang terinfeksi banyak, tapi pemberitaannya minim @jokowi," tulis Teddy.

Cuitan Teddy Gusnaidi soal usulan Tidurkan Indonesia. (Twitter/@TeddyGusnaidi)
Cuitan Teddy Gusnaidi soal usulan Tidurkan Indonesia. (Twitter/@TeddyGusnaidi)

Dalam suratnya, Teddy menjelaskan cara 'menidurkan' Indonesia yang ia maksud. Cara ini ia nilai mampu membantu menstabilkan ekonomi dan menurunkan penyebaran virus.

"Pak Jokowi… Anda bangunkan Indonesia hanya di jam 6 pagi hingga 6 sore, selebihnya tidurkan Indonesia. Jam 6 sore, semuanya sudah ada di rumah masing-masing. Jam 6 sore itu di tingkat RT pun sudah tidak ada lagi kegiatan. Kegiatan hanya bisa dilaksanakan di dalam rumah, termasuk bekerja di rumah," tulis Teddy dalam surat terbuka yang ia bagikan pada Senin (21/9/2020).

Ia menyarankan agar semua jalanan ditutup total mulai jam 6 sore. Semua tempat juga ditutup kecuali Rumah Sakit dan warga hanya boleh melintas jika untuk mengantar orang ke rumah sakit.

Selain mengusulkan waktu pembatasan kegiatan masyarakat, Teddy juga mengingatkan agar Presiden Jokowi sebaiknya menggunakan pasukan militer ketimbang kepala daerah untuk melaksanakan usulan tersebut.

"Apakah ini akan berhasil? Tentu tidak, jika Pak Presiden meminta para kepala daerah untuk melaksanakannya, karena tidak ada gunanya, mereka terlalu banyak bicara tapi minus keberanian dan pelaksanaan. Sia-sia saja.. Harus Militer yang melakukannya," imbuh Teddy.

Baca Juga: Banyak Menteri Kena Corona, Jokowi Tak Pernah Hidupkan AC di Istana

Teddy meyakini jika usulannya untuk 'tidurkan Indonesia' tidak akan merugikan perekonomian warga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI