Soal Percukongan Politik, Rocky: Harusnya Mahfud Mundur dari Markas Cukong

Senin, 14 September 2020 | 15:46 WIB
Soal Percukongan Politik, Rocky: Harusnya Mahfud Mundur dari Markas Cukong
Rocky Gerung berbicara soal terbakarnya gedung Kejaksaan Agung di ILC. (Youtube/IndonesiaLawyersClub)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Menkopolhukam Mahfud MD belakangan ini menjadi sorotan usai ia melontarkan pernyataan ke publik kalau 92 persen kepala daerah dibiayai oleh cukong.

Atas statement tersebut, pengamat politik Rocky Gerung menanggapinya lewat channel YouTube resminya saat berbincang dengan Hersubeno Arief.

Dalam YouTubenya, obrolan tersebut diberi judul "ROCKY GERUNG: AYO PAK M4HFUD MD B0NGKAR HABIS DATA CUK0NG P0L1TIK!"

"Saya percaya kata Mahfud, 92% kepala daerah dibiayai cukong, itu berarti 100% cukong membiayai kepala negara, karena logikanya begitu," kata Rocky seperti dikutip Suara.com, Senin (14/09/2020).

Lebih lanjut, Rocky menanggap bahwa Mahfud berada di lingkaran cukong sehingga ia harus bertanggung jawab.

Tangkapan layar YouTube Rocky Gerung. (YouTube/Rocky Gerung Official)
Tangkapan layar YouTube Rocky Gerung. (YouTube/Rocky Gerung Official)

"Kalau Pak Mahfud seorang etikus, dan saya kira dia punya DNA sebagai etikus, sebagai seorang etikawan, dia musti mundur dari presiden, karena dia tahu tempat hidupnya sekarang itu adalah markas cukong," ujarnya.

Rocky menambahkan, Mahfud mungkin hanya menyindir kepada presiden bahwa sebenarnya ia tahu kalau selama ini mereka dibiayai cukong termasuk partai-partai besar.

"Konsekuensi dari tahu adalah jangan bergaul dengan habitat yang penuh virus cukong itu," tambah Rocky.

Menurut Rocky, Mahfud MD seharusnya mempertanggungjawabkan datanya ke KPK tidak hanya sesumbar saja.

Baca Juga: Ada Oknum Catut Nama Suharsono, Timses: Berpotensi Kampanye Hitam

Mahfud, tambah Rocky, harus datangi KPK, menyerahkan data lengkapnya ke komisi tersebut supaya tidak dicap sebagai pejabat yang asal ngomong dan sok pamer saja.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI