Suara.com - SB, gadis di Bekasi, Jawa Barat, mengalami nasib tragis. Murid SMP itu diperkosa pamannya selama bertahun-tahun. Kali pertama pelaku melakukan perbuatan bejat saat SB duduk di kelas 3 SD.
Pamannya adalah HRW, warga Tambun, Kabupaten Bekasi. Kini SB hamil. Kasus ini terkuak saat ayah gadis SB, ARS, mencurigai perihal kondisi perut putrinya yang kerap merasa sakit dan mual.
Setelah ditanya, gadis SB mengaku bahwa kerap diperlakukan oleh pamannya yang tak lain adalah adik dari ARS.
"Ayah korban lalu mengajak putrinya untuk berobat ke dokter kandungan, ternyata hasilnya positif," kata Kapolsek Tambun, AKP Gana Yudha, Senin (7/9/2020) kepada Suara.com.
Ayah gadis SB kaget bukan kepalang mendengar putrinya mengandung janin. Terlebih SB kini masih mengenyam pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
ARS lalu mempertanyakan perihal sang putri bisa sampai mengandung. SB mengaku jika dia disetubuhi oleh pamannya sendiri.
Gadis SB juga mengaku bahwa perlakuan bejat sang paman itu telah dilakukan sejak SB duduk dibangku kelas 3 SD.
"Korban mengaku aksi cabul sang paman itu pada bulan Mei 2020, di rumah kontrakan pelaku. Korban dipanggil dan diajak masuk hingga seluruh pakaiannya dilucuti," jelas Yudha.
Saat kejadian berlangsung, istri pelaku sedang tidak berada di rumah. Sehingga pelaku leluasa melepaskan birahinya kepada gadis SB.
Baca Juga: JATAM Kaltim: 39 Anak Tewas di Lubang Tambang, Kaltim Tidak Ramah Anak
Gadis SB yang takut dan merasa terancam harus berdiam diri.