Profil Natalius Pigai, Aktivis HAM Asal Papua

Rifan Aditya Suara.Com
Selasa, 25 Agustus 2020 | 15:08 WIB
Profil Natalius Pigai, Aktivis HAM Asal Papua
Mantan Komnas HAM Natalius Pigai. (Suara.com/Umay Saleh)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Belum lama ini, mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai angkat bicara terkait pernyataan Duta Besar (Dubes) Palestina, Zuhair Al-Shun. Sosoknya pun menjadi buah bibir, berikut ini profil Natalius Pigai terlengkap.

Dubes Zuhair mengungkapkan bahwa deklarasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) adalah acara melawan pemerintah resmi. Menanggapi hal tersebut, Natalius menilai Dubes Zuhair telah salah memahami pembentukan KAMI.

Sebelumnya, Natalius Pigai memang kerap mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi. Ia mempersoalkan ketidakmampuan Jokowi dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat Papua. Natalius juga tak jarang melontarkan kritik pedas terhadap elit pemerintahan lainnya yang dianggap lalai dalam mengemban tugas negara.

Namun, kritikan-kritikan tersebut tak jarang menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Banyak yang menilai kritikannya sering keluar dari konteks permasalahan. Lalu, siapa sebenarnya sosok Natalius Pigai? Berikut ini profil selengkapnya.

Latar Belakang

Natalius Pigai, S.I.P., lahir di Paniai, Irian Jaya, 28 Juni 1975. Ia merupakan seorang aktivis kemanusiaan asal Indonesia yang kerap mengkritik pemerintahan demi memperjuangkan hak-hak kaum marginal, terutama masyarakat asal Papua.

Ia mendapat gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.I.P) dari Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta pada 1999. Ia juga tercatat pernah mengikuti beberapa pendidikan nonformal, seperti Pendidikan Statistika di Universitas Indonesia, Pendidikan Peneliti di LIPI, dan Kursus Kepemimpinan di LAN.

Organisasi dan Perjalanan Karier

Natalius merupakan anggota komisaris Komnas HAM periode 2012 – 2017 dan merupakan satu-satunya yang berasal dari Papua.

Baca Juga: Profil Henry J Gunawan, Raja Properti Yang Tewas di Penjara

Selain di Komnas HAM, Ia juga aktif di beberapa organisasi kemanusiaan dan lingkungan hidup lainnya seperti PRD, PMKRI, WALHI, Kontras Rumah Perubahan, dan Petisi 28. Di tahun 1997, Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Mahasiswa Papua Internasional.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI