Penyelundupan Burung Murai, 2 WNI Tewas Ditembak Petugas Maritim Malaysia

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Selasa, 25 Agustus 2020 | 07:26 WIB
Penyelundupan Burung Murai, 2 WNI Tewas Ditembak Petugas Maritim Malaysia
Petugas APMM merilis jika mereka berhasil menggagalkan penyelundupan 90 bakul yang berisi satwa burung murai. Total barang diperkirakan 290 ribu RM atau mencapai Rp 1 milyar. (Foto: Facebook Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia/ ist)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Anggota Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) tembak dua warga Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kepri. WNI tersebut kemudian dilaporkan tewas pada Senin (24/8/2020) kemarin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh ada empat WNI, warga Tanjunguban yang diamankan petugas Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), dua diantaranya tewas dalam penindakan oleh APMM tersebut.

Mereka sebagai terduga penyeludupan 600 ekor satwa burung murai. Menurut informasi, dua jenazah warga Tanjunguban itu akan dipulangkan Selasa (25/8/2020).

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur, mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami informasi tersebut.

"Informasi begitu, saat ini kami sedang memastikan dan menelusuri pihak keluarga," kata Jumhur seperti dikutip dari batamnews.co.id - jaringan Suara.com.

Dilansir Batamnews dari laman fanpage facebook, Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia, disebutkan disana petugas APMM berhasil menggagalkan penyelundupan margasatwa (Burung Murai Batu dan Murai Kampung) oleh warga Indonesia dan tempatan menggunakan dua boat fiber, di perairan Tanjung Kelesa, Pantai Timur Johor Senin (24/8/2020) dini hari.

Kedua boat sempat ditahan boat patroli APMM yang sedang melaksanakan Operasi Benteng Laut 1/2020 sekitar pukul 1.30 dini hari.

Petugas mereka menghampiri dua boat, boat pertama diawaki dua pria warga setempat, boat kedua diawaki tiga WNI berusia antara 40 hingga 62 tahun.

Dari boat pertama ada muatan 90 bakul berisi burung Murai Batu dan Murai Kampung yang sedang menunggu satu boat lagi untuk diselundupkan ke Indonesia.

Baca Juga: Lima Napi dan Tahanan Dimasukan ke Ruang Isolasi Lapas karena Positif Covid

Sejurus boat kedua dari perairan Bintan, Indonesia tiba, anggota Maritim Malaysia bertindak melompat ke dalam boat tersebut untuk pemeriksaan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI