Mahathir Mohamad Tangguhkan Layanan Imigrasi untuk Turis China

Senin, 27 Januari 2020 | 17:37 WIB
Mahathir Mohamad Tangguhkan Layanan Imigrasi untuk Turis China
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad. [AFP/Kazuhiro Nogi]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menangguhkan sementara berbagai layanan dan fasilitas imigrasi untuk turis dari China. Pengumuman ini disampaikannya setelah perkembangan wabah virus corona semakin mengkhawatirkan.

Melalui unggahan di akun Twitter resminya @chedetofficial, pada Senin (27/1/2020), Mahathir Mohamad menjelaskan bahwa fasilitas imigrasi seperti eNTRY, Visa on Arrival, e-visa dan visa manual tidak tersedia untuk wisatawan asal China.

Ia pun mengunggah pernyataan tertulis tertanggal 27 Januari 2020.

Dalam rilis itu dijelaskan bahwa Malaysia telah melakukan prosedur-prosedur sebagaimana rekomendasi dari World Health Organization (WHO) dan berbagai pakar untuk mencegah penularan virus corona.

Pemerintah Malaysia terus memantau perkembangan virus corona dalam seminggu terakhir.

"Berikutan dengan maklumat terkini, Kerajaan Malaysia telah mengambil keputusan untuk menggantung sementara semua kemudahan imigresen iaitu eNTRY (kemudahan tanpa visa), Visa Semasa Ketibaan (Visa on Arrival), e-visa dan visa manual kepada rakyat negara China dari Bandar Wuhan dan Wilayah Hubei di kelilingnya," sebagaimana dikutip Suara.com dari rilis tersebut.

Mahathir Mohamad tangguhkan layanan imigrasi untuk turis China (twitter @chedetofficial)
Mahathir Mohamad tangguhkan layanan imigrasi untuk turis China (twitter @chedetofficial)

Fasilitas imigrasi Malaysia akan kembali tersedia jika keadaan telah normal.

Mahathir Mohamad juga mengingatkan kepada semua pihak agar tidak menyebarkan informasi palsu.

"Kerajaan juga ingin mengingatkan kepada semua pihak agar tidak menyebarkan maklumat yang tidak sah atau palsu berkenaan novel koronavirus ini yang boleh menyebabkan ketidaktenteraman kepada masyarakat umum," ujarnya.

Baca Juga: Perjalanan Hidup Kobe Bryant, Legenda Basket Dunia

Untuk diketahui, Malaysia telah mengonfirmasi 3 orang positif terinfeksi virus corona Wuhan.

Pemerintah Malaysia melalui Menteri Kesehatan Dzulkefly Ahmad, menyatakan 3 orang ini berkewarganegaraan Tiongkok yang memiliki hubungan keluarga dengan laki-laki berusia 66 tahun yang lebih dulu dikonfirmasi terinfeksi di Singapura.

Dalam konferensi persnya Dzulkefly mengungkap, ketiga pasien tersebut sedang menjalani perawatan di rumah sakit Sungai Buloh, Kuala Lumpur.

Sementara itu, Bandara Malaysia meningkatkan skrining pada semua penumpang, petugas bandara dan awak kabin pesawat yang baru tiba dari China untuk meminimalisir risiko penyebaran virus corona.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI