Protes anti-pemerintah dimulai sejak awal Juni atas rencana ekstradisi ke daratan China. Seiring berjalannya aksi, massa berubah menjadi gerakan yang membuat tuntutan lain, termasuk mendesak diadakan pemilu untuk para pemimpin Hong Kong.
Kerusuhan ini telah menjerumuskan Hong Kong ke dalam krisis terburuk sejak Inggris menyerahkan wilayah itu kembali ke China pada 1997.