Si pemilik lantas mengatakan tak bisa menukarkan uang itu ke Ringgit Malaysia karena stoknya habis.
“Dia langsung pergi tanpa banyak bertanya. Aku lantas memeriksa CCTV, dia terekam, jadi bukan roh halus. Akhirnya, aku dan staf hanya tertawa, dan tak mau melapor ke polisi,” tuturnya.