Zakir Naik Selewengkan Dana Kesejahteraan Umat buat Beli 20 Apartemen

Reza Gunadha Suara.Com
Selasa, 26 Maret 2019 | 13:56 WIB
Zakir Naik Selewengkan Dana Kesejahteraan Umat buat Beli 20 Apartemen
Ulama India, Zakir Naik di Jakarta, Jumat (31/3).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Zakir Naik, pengkhotbah Islam kontroversial asal India, kuat diduga menyelewengkan dana bantuan dari negara-negara Islam yang ditampung organisasinya.

Dana yang mencapai RS 193 Crore atau setara Rp 397 miliar tersebut, seharusnya digunakan untuk program-program ”kesejahteraan umat Islam” dan dilakukan oleh organisasi milik Zakir Naik, yakni Islamic Research Foundation (IRF; Yayasan Penelitian Islam).

Namun, berdasarkan investigasi Enforcement Directorate India (ED) alias direktorat intelijen khusus bidang ekonomi, dana tersebut justru dicuci dengan dimasukkan ke deposito pribadi termasuk membeli 20 flat di Mumbai dan Pune.

Hal tersebut, seperti diberitakan Times of India, Selasa (26/3/2019), terungkap setelah ED menangkap staf Zakir Naik bernama Najmudin Sathak pada hari Jumat (22/3) pekan lalu.

Baca Juga: Buntut Video Pakaian Dalam, Sunan Kalijaga Sewa Bodyguard untuk Salmafina

“Najmudin Sathak ditangkap karena dia adalah sosok utama yang membantu Zakir Naik melakukan praktik pencucian uang tersebut. Selain itu, ada pula uang yang dipakai untuk memproduksi video berisi ujaran kebencian,” kata laporan resmi ED.

Bank dan agensi apartemen tempat Zakir Naik mencuci uang sumbangan negara-negara Islam tersebut telah mau bekerja sama dengan pemerintah India untuk memberikan aset-aset sang pengkhotbah.

Dalam laporannya, ED menyebut Zakir Naik menyebar proposal program IRF untuk kesejahteraan umat Islam ke banyak negara dan organisasi Islam dunia.

Setelah mendapat dana sumbangan, program-program itu tak pernah dilakukan, sementara uangnya didepositkan serta dibelikan banyak aset properti.

“Dia mendapat dana bantuan dari Uni Emirate Arab, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Oman, selama kurun waktu 2004 sampai 2017,” jelas ED.

Baca Juga: Jadwal Babak Pertama Wakil Indonesia di India Open 2019

Zakir Naik membeli dua apartemen di Mumbai memakai dana umat tersebut atas nama istri dan putranya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI