"Mereka perginya tidak bersamaan, mulainya sudah sebulan yang lalu," katanya di rumahnya, Rabu (13/3/2019).
Sogi mengungkapkan tidak semua warga yang pergi ke Malang tersebut menjual rumah maupun tanah mereka. Hanya ada tiga keluarga yang menjual untuk biaya pergi ke Malang.
Berdasarkan informasi yang didapat Sogi, kebanyakan warga yang ke Malang hanya bilang hendak menuntut ilmu di salah satu pondok pesantren di daerah Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang.
"Yang jual rumah kami tanya jawabnya seperti itu. Ke Malang untuk menuntut ilmu," ucapnya.
Baca Juga: Singgung Pidato Grace, PDIP: Serangan dari dalam Berkategori Pengkhianatan
Lebih jauh, Sogi menjelaskan kebanyakan dari warga yang pergi membawa seluruh sanak keluarga. Sehingga, lanjutnya, ada yang rumahnya dikosongkan bahkan sampai dijual.
"Keluarganya juga dibawa ke Malang," lanjutnya.
Saat dikonfirmasi masalah yang melatarbelakangi eksodus tersebut, Sogi memastikan tidak ada masalah dengan tetangga.
Dia justru menyebut mayoritas warga yang pergi ke Malang tersebut, secara sosial berperilaku baik. Pun mereka memiliki ilmu agama yang cukup mumpuni.
”Saya kira tidak ada masalah dengan warga lain,” ucapnya.
Baca Juga: Cecar Bella Luna dengan Kalimat Menohok, Nikita Mirzani: Munafik!