Suara PBB Pecah di Pilpres 2019, PKS Yakin Banyak Jamaah PBB Dukung Prabowo

Senin, 28 Januari 2019 | 11:42 WIB
Suara PBB Pecah di Pilpres 2019, PKS Yakin Banyak Jamaah PBB Dukung Prabowo
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini. (Suara.com/Ria Rizki)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini tidak menganggap spesial terkait arah dukungan Partai Bulan Bintang (PBB) yang diberikan untuk Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. Terlebih, menurutnya tidak semua kader PBB memiliki arah dukungan yang sama.

Jazuli mengungkapkan tidak khawatir apabila PBB akhirnya memutuskan mendukung Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. Pasalnya dirinya meyakini masih ada sebagian kader PBB yang komit mendukung Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Pemilih ini kan tidak bisa bulat-bulat juga selamanya ikut kepada ketum (ketua umum) satu partai. Kalau dalam survei kan begitu. Saya masih optimis banyak juga jamaahnya PBB itu masih tetap memilih Prabowo - Sandiaga," ungkap Jazuli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (28/1/2019).

Karena itu Jazuli mengatakan bahwa sebuah partai tentunya tidak boleh dipaksa untuk menentukan arah dukungannya di Pilpres 2019. Namun, dengan adanya fenomena perbedaan dukungan di internal PBB, Jazuli meyakini kalau PBB tidak bisa melarang kadernya juga untuk memilih arah dukungannya.

Baca Juga: Kecuali Iblis, Adik Prabowo Terima Dukungan dari Anak Cucu PKI Demi Pilpres

"Saya sebagai politisi harus mengatakan itu haknya partai politik untuk menjatuhkan pilihanya tapi hak juga warga partai politik untuk menjatuhkan pilihan secara personal juga," pungkasnya.

Untuk diketahui, Partai Bulan Bintang (PBB) telah menyatakan secara resmi akan memberikan dukung politik terhadap pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf dalam Pilpres 2019. Hal itu disampaikan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/1/2019).

Menurutnya, keputusan dukungan politik itu diambil dari hasil musyawarah besar yang dilakukan dalam rapat pleno DPP PBB pada 19 Januari 2019 lalu.

"Walaupun harus menempuh proses jalan panjang dan berliku alhamdulillah kesepakatan dicapai. Setelah menimbang berbagai hal kami telah memutuskan memberikan dukungan politik kepada capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf," kata Yusril saat berpidato di dalam rapat tersebut.

Baca Juga: Usai Sandiaga, Giliran Prabowo Melayat Eka Tjipta Widjaja

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI