Pendiri PAN Desak Amien Rais Mundur

Rabu, 26 Desember 2018 | 11:30 WIB
Pendiri PAN Desak Amien Rais Mundur
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Jajaran pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) meminta Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengundurkan diri dari partai berlambang matahari biru itu. Amien Rais dinilai sering bermanuver politik di luar prinsip-prinsip partai.

Sebuah surat terbuka beredar di kalangan awak media bertuliskan anjuran kepada Amien Rais agar tidak lagi menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PAN. Dalam surat itu tertulis nama-nama pendiri PAN sebagai perumus surat terbuka itu, yakni Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty, Zumrotin.

Berdasarkan surat terbuka itu, dalam pengamatan para pendiri PAN, Amien Rais seringkali memanfaatkan jabatannya untuk menjalankan manuver politik pribadi. Bahkan, menurut mereka, Amien kerap menggunakan isu agama sebagai senjata dalam berpolitik.

"Saudara makin lama makin cenderung eksklusif, tidak menumbuhkan kerukunan bangsa dalam berbagai pernyataan dan sikap politik saudara. Saudara telah menjadikan agama sebagai alat politik untuk mencapai tujuan meraih kekuasaan," kata para pendiri PAN dalam surat terbuka yang diterima, Rabu (26/12/2018).

Baca Juga: Nelayan Lampung Selatan Korban Tsunami Minta Diselamatkan di Pulau Kujanan

Dalam surat itu tertulis beberapa prinsip-prinsip PAN yang sejatinya harus diikuti oleh seluruh anggota PAN termasuk Amien Rais. Adapun prinsip yang dimaksud ialah sebagai berikut:

1. PAN adalah partai reformasi yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan menegakkan demokrasi setelah 32 tahun di bawah kekuasaan absolut orde baru yang korup dan otoriter.

2. PAN adalah partai yang berazaskan Pancasila dengan landasan nilai-nilai moral kemanusiaan dan agama.

3. PAN adalah sebuah partai modern yang bersih dari noda-noda orde baru dan bertujuan menciptakan kemajuan bagi bangsa.

4. PAN adalah partai terbuka dan inklusif yang memelihara kemajemukan bangsa dan tidak memosisikan diri sebagai wakil golongan tertentu.

Baca Juga: Cerita Keluarga Nelayan Selamat dari Tsunami karena Lari ke Tengah Laut

5. PAN adalah partai yang percaya dan mendukung bahwa setiap warga negara berstatus kedudukan yang sama di depan hukum dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara, tidak mengenal pengertian mayoritas atau minoritas.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI