Dibunuh dengan Sadis, Nenek Lim Selalu Minta Cucu Semasa Hidup

Kamis, 02 Agustus 2018 | 18:26 WIB
Dibunuh dengan Sadis, Nenek Lim Selalu Minta Cucu Semasa Hidup
Sofa tempat Nenek Lim atau Lim Tjio Hio di rumahnya. (Suara.com/Arga)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Lim Tjiu Hio (66) ditemukan tewas tergeletak di sofa ruang tamu di kediamannya di Villa Kapuk Mas, Blok H5, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (26/7/2018). Sementara anak bungsunya, Suhawi (33) menderita luka-luka di beberapa bagian tubuhnya akibat tusukan senjata tajam.

Sumarto (69) bercerita jika istri tercintanya mendambakan kehadiran seorang cucu semasa hidupnya. Namun sampai ajal menjemput, impian memiliki seorang cucu menjadi harapan yang tak sampai.

Sumarto dan Lim Tjiu Hio memiliki empat orang anak, semuanya laki-laki. Anak pertamanya, Susanto (40) tinggal bersama mereka, anak keduanya Sulamat (39) menetap di Cina, anak ketiganya Wilian (35) bekerja dan menetap di Australia, dan si bungsu Suhawi (33) tinggal di sebuah apartemen di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Rumah Nenek LTH, korban pembunuhan sadis di Penjaringan, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga)
Rumah Nenek LTH, korban pembunuhan sadis di Penjaringan, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga)

Sumarto mengatakan dari keempat anaknya, hanya Wilian yang baru menikah. Sementara Susanto dan Suhawi baru bertunangan.

Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Lokasi Nenek Lim Tewas Dibunuh dengan Sadis

"Mama ingin sekali punya cucu. Biar kalau anak-anak punya anak, dia bisa jaga," kata Sumarto kepada Suara.com saat ditemui di kediamannya di Villa Kapuk Mas, Blok H5, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (2/8/2018).

Korban pembunuhan Lim Tjiu Hio (66) atau Nenek Lim. (ist)
Korban pembunuhan Lim Tjiu Hio (66) atau Nenek Lim. (ist)

Sumarto mengatakan jika tahun depan, rencananya kedua anak mereka Susanto dan Suhawi akan melangsungkan pernikahan. Dirinya mengatakan jika istrinya selalu meminta agar anaknya cepat menikah agar bisa menggendong cucu.

"Mama selalu minta sama anak-anak agar cepat nikah. Rencananya tahun depan dua anak saya mau nikah," jelasnya.

Nenek Lim telah dikremasi, Selasa (31/7/2018) di rumah duka Jelambar, Jakarta Barat. Sebagian abunya dilarung ke laut, sebagian lainnya disimpan di sebuah wihara di daerah Teluk Gong, Jakarta Utara.

Baca Juga: Alasan Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuh Nenek Lim

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI