Beri Arahan Puluhan Ribu CPNS Baru, Jokowi: Saudara Harus Kepo

Selasa, 27 Maret 2018 | 13:44 WIB
Beri Arahan Puluhan Ribu CPNS Baru, Jokowi: Saudara Harus Kepo
Presiden Joko Widodo menyampaikan paparan ketika memberikan kuliah umum bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (27/3). [Antara/Wahyu Putro A]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta kepada 33 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil seleksi tahun 2017, untuk bekerja cepat dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Tidak hanya itu, Jokowi juga meminta pada seluruh CPNS untuk terus memiliki rasa ingin tahu dan harus knowing every particular object (Kepo).

"Pesan saya saudara harus terus penuh dengan rasa keingintahuan. Rasa ingin tahu. Ini penting sekali. Kalau bahasa anak muda sekarang, harus kepo," ujar Jokowi saat memberikan arahan kepada CPNS, di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

"Sekali lagi, harus kepo. Ingin tahu, ingin mengerti, jangan rutinitas, jangan monoton, saudara harus kepo terhadap perkembangan Iptek, inovasi, dinamika zaman, aspirasi dan keinginan masyarakat," Jokowi menambahkan.

Baca Juga: Di Depan Ribuan CPNS, Jokowi: Saya Tahu Mayoritas Kalian Jomblo

Menaruh Harapan pada CPNS Baru

Jokowi menerangkan, dari 2,4 juta pendaftar CPNS hanya sekitar 1,4 persen yang diterima. Dengan begitu, ia yakin CPNS yang ada saat ini merupakan orang-orang terbaik di Indonesia.

"Saudara ini warga negara terpilih dan saudara punya tanggung jawab yang besar, tanggung jawab sosial, tanggung jawab dalam menghormati hukum dan ketertiban sosial, tanggung jawab menjunjung tinggi etika dan sopan santun. Dan saudara menjadi sosok istimewa bagi bangsa ini karena terpilih tadi," kata dia.

Kemudian Jokowi minta pada seluruh CPNS untuk menjadi pemersatu bangsa dan pembela Pancasila. Tak hanya itu, Presiden meminta mereka untuk menjauhi praktik korupsi.

"Menjadi birokrat yang penuh integritas dan bebas korupsi, yang melayani masyarakat, serta membawa lompatan kemajuan bagi kejayaan bangsa kita Indonesia," tutur Jokowi.

Baca Juga: Diduga Fitnah Jokowi dan Kahiyang, Arseto Bakal Dilaporkan Polisi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI