Jurnalis RTV Tewas, Pemprov DKI Diminta Tambah Jalur Sepeda

Selasa, 13 Februari 2018 | 10:02 WIB
Jurnalis RTV Tewas, Pemprov DKI Diminta Tambah Jalur Sepeda
Jenazah Raden Sandy Syafiek, Produser RTV di RSCM saat akan dibawa mobil ambulans menuju Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018). (Suara.com/Nikolaus Tolen)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Polda Metro Jaya mengusulkan agar Pemprov DKI Jakarta mebambah jalur khusus sepeda di jalan-jalan protokol ibu kota.

Usulan itu dilontarkan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Komisaris Besar Halim Paggara, setelah adanya aksi tabrak lari yang menewaskan Raden Sandy Syafiek, produser Rajawali TV.

Sandy meninggal dunia di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (10/2) akhir pekan lalu, setelah ditabrak mobil Dodge Journey.

"Sekarang bisa kami tanya pemprov, apakah sanggup dari pemprov, anggarannya untuk membuat semua lajur sepeda," kata Halim Paggara di Polda Metro Jaya, Senin (12/2/2018).

Baca Juga: Negara Diingatkan Kelola Listrik agar Tarifnya Stabil

Halim mengatakan, terdapat sejumlah jalan di Jakarta yang bisa dipergunakan warga untuk bersepeda. Namun, jalur sepeda tersebut masih terbilang sedikit.

"Ada beberapa tempat yang sudah miliki lajur sepeda," terangnya.

Dia mencontohkan jalan besar seperti Jalan Gatot Subroto, bisa dipergunakan untuk pesepeda, walau tak ada marka tertentu yang dipasang di jalan tersebut.

Menurutnya, sepanjang sepeda melintas di jalur kiri, tetap diperbolehkan melintas.

"Bisa (melintas) tidak ada batasan. Semua kendaraan berkecepatan rendah memang harus di sebelah kiri," katanya.

Baca Juga: Kucing Ini Berhasil Bimbing Dua Lelaki Keluar dari Hutan

Kecelakaan yang menewaskan Sandy terjadi saat korban sedang bersepeda. Dalam kasus ini, MJ, pengendara mobil Dodge Journey telah ditetapkan sebagai tersangka.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI