Gelang Pendeteksi untuk Calon Jamaah Haji

Chaerunnisa
Gelang Pendeteksi untuk Calon Jamaah Haji
Jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (18/9).

Gelang yang diberi memiliki barcode itu dapat mengetahui keberadaan jamaah calon haji.

Suara.com - Calon jamaah haji dari Sumatera Selatan diberi gelang pendeteksi untuk mengetahui keberadaan, dan data jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumsel M Alfajri Zabidi melalui Kasubag Humas Saefuddin mengatakan, gelang yang diberi memiliki kode batang (barcode) itu dapat mengetahui keberadaan jamaah calon haji.

Menurut dia, nantinya setiap calon haji akan diberi gelang khusus supaya keberadaan mereka selalu terpantau. Pemberian gelang tambahan itu merupakan program Pemerintah Arab Saudi, namun pembuatannya di Indonesia.

Menurut dia, gelang tersebut sebagai indentitas jamaah karena terkoneksi dengan panitia sehingga keberadaanya dapat dilihat.

"Jadi jamaah yang memakai gelang tersebut bisa dilihat asalnya dari mana, kelompok terbang berapa termasuk pemondokan. Gelang itu berfungsi dan dapat mengontrol keberadaan jamaah calon haji," kata dia di Palembang, Kamis.

Lebih lanjut, dia memaparkan, untuk Sumsel sekarang ini sudah selesai tiga kelompok terbang dan pembuatan terus berlanjut hingga semuanya rampung.

"Yang jelas gelang tersebut untuk memudahkan petugas dalam memantau keberadaan jamaah. Dengan adanya tambahan gelang itu berarti setiap calon haji ada dua gelang karena yang manual rutin dipakai selama ini tetap digunakan," tandasnya. (Antara)

Baca Juga: Link Daftar Jamaah Haji Reguler yang Berangkat Tahun Ini, Bisa Lunasi Biaya Mulai Besok