Suara.com - Tim kuasa hukum Presiden Brasil Michel Temer akan mengajukan pembelaan terhadap kliennya pada Rabu (5/7/2017). Temer didakwa menerima suap dari perusahaan pengepakan daging yang terlibat skandal korupsi.
Kasus ini dibawa tim pengacara ke sebuah komite di kongres yang nantinya akan menyusun rekomendasi apakah Temer harus diadili atau tidak.
"Nanti akan ada pengajuan tertulis yang diikuti oleh pembelaan lisan," kata Gustavo Bonini Guedes, salah satu pengacara Temer kepada AFP.
Temer resmi didakwa setelah beredar rekaman percakapan dirinya dengan Joesley Batista, bos perusahaan pengepakan daging JBS. Percakapan mereka terindikasi membahas duit suap.
Baca Juga: Gabung ISIS, Gitaris Punk Perempuan Ini Akhirnya Kangen Rumah
Temer mengambil alih jabatan sebagai presiden setelah pendahulunya, Dilma Rousseff dimakzulkan akibat tuduhan kesalahan finansial. Sejak berkuasa pada tahun lalu, Temer sudah menghadapi beberapa tuduhan yang bisa mengancam posisinya sebagai presiden Brasil.