Pada uraian kasus di STPP itu, Ari tampaknya kembali dianggap menghina aparat kepolisian setelah meminta maaf.
Ari diduga menyiarkan ujaran kebencian terhadap institusi Brimob melalui layanan aplikasi obrolan ponsel WhatsApp.
Pada layanan grup WA, Ari diduga menuliskan kalimat: “Polisi banci berseragam, beraninya Ngoceh di belakang, ketemu langsung terkencing."