Suara.com - Sekretaris Dewan Nasional Setara Institute Antonius Benny Susetyo berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengakhiri polemik yang terjadi di tengah masyarakat akhir-akhir ini dengan cara memisahkan urusan politik dengan agama.
"Pemerintah harusnya segera mengakhiri polemik ini. Bahwa mempolitisasi agama tidak boleh dibiarkan di ruang publik. Ya regulasi harus ditegakkan," kata Benny kepada Suara.com, Rabu (17/5/2017).
Benny juga meminta para elit politik cepat sadar bahwa politisasi agama mengancam demokrasi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika.
"Yang perlu disepakati adalah semua elit politik, stop politisasi agama karena kita ingin membangun peradaban demokrasi yang betul-betul berkualitas. Demi NKRI kita harus hentikan politisasi agama," ujar Benny.
Benny juga berharap semua rumah ibadah dikembalikan pada hakikat, sebagai tempat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, bukan untuk tempat berpolitik.
"Rumah ibadah harus dikembalikan pada fungsinya sebagai tempat untuk tempat orang berdoa. Orang bertemu dengan Tuhannya. Bukan tempat berpolitik," kata Benny.