Saksi pelapor bernama Muhammad Asroi Saputra (36) keberatan dengan pertanyaan anggota pengacara terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang hubungan Asroi dengan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni.
"Kenapa bapak tanya itu. Dapat darimana ini," kata Asroi di persidangan ketujuh perkara dugaan penodaan agama yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan R. M. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).
Asroi merupakan satu dari dua saksi fakta yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Asroi berasal dari Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Selanjutnya, pengacara Ahok menunjukkan foto dari Facebook yang menunjukkan satu jari.
"Dari Facebook saudara, dari bahasa tubuh yang disampaikan yang menjadi umum (menunjuk angka satu). Pertanyaan saya adalah apakah saudara pengusung atau simpatisan dari salah satu cagub DKI Jakarta yang bukan Basuki Tjahaja Purnama?" ujar Asroi.
Mendengar pertanyaan tersebut, ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto pun penasaran dengan maksudnya.
"Menunjukkan angka satu itu simbol salah satu calon gubernur DKI," kata pengacara Ahok.
Asroi kemudian menjelaskan maksudnya menunjukkan jari telunjuk. Angka satu yang dimaksud oleh Asroi adalah simbol tauhid yang sudah menjadi tren di Padangsidimpuan.
"Ini simbol tauhid Laa ilaha Illallah. Kalau begini (menunjukkan angka dua) syahadat, nggak ada urusan Padangsidimpuan dengan pilkada Jakarta," kata Asroi.
"Kenapa bapak tanya itu. Dapat darimana ini," kata Asroi di persidangan ketujuh perkara dugaan penodaan agama yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan R. M. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).
Asroi merupakan satu dari dua saksi fakta yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Asroi berasal dari Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Selanjutnya, pengacara Ahok menunjukkan foto dari Facebook yang menunjukkan satu jari.
"Dari Facebook saudara, dari bahasa tubuh yang disampaikan yang menjadi umum (menunjuk angka satu). Pertanyaan saya adalah apakah saudara pengusung atau simpatisan dari salah satu cagub DKI Jakarta yang bukan Basuki Tjahaja Purnama?" ujar Asroi.
Mendengar pertanyaan tersebut, ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto pun penasaran dengan maksudnya.
"Menunjukkan angka satu itu simbol salah satu calon gubernur DKI," kata pengacara Ahok.
Asroi kemudian menjelaskan maksudnya menunjukkan jari telunjuk. Angka satu yang dimaksud oleh Asroi adalah simbol tauhid yang sudah menjadi tren di Padangsidimpuan.
"Ini simbol tauhid Laa ilaha Illallah. Kalau begini (menunjukkan angka dua) syahadat, nggak ada urusan Padangsidimpuan dengan pilkada Jakarta," kata Asroi.