Tak Takut Diserang, Ahok: Besok, Lu Nonton Saja Acara Debatnya

Kamis, 12 Januari 2017 | 19:08 WIB
Tak Takut Diserang, Ahok:  Besok, Lu Nonton Saja Acara Debatnya
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambangi pondok pesantren Abdurrahman Wahid Sokotunggal di Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (9/1/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
Besok, Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta menyelenggarakan acara debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta.

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak khawatir bakal diserang dua pasangan penantang, Anies Baswedan - Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni, lewat isu penertiban rumah kumuh dan reklamasi Teluk Jakarta.

"Ya nggak apa-apa. Silakan saja sampaikan (soal penggusuran dan reklamasi) saja. Nanti lu nonton saja besok. Kalau aku jawab nanti kamu nggak mau nonton lagi," ujar Ahok di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017).

Ahok dan pasangan, Djarot Saiful Hidayat, mengaku tak akan menyerang Anies maupun Agus.

"Saya nggak pernah nyerang orang," kata Ahok.

Ahok menyadari pentingnya peran acara debat kandidat. Lewat panggung debat, publik akan tahu seperti apa para calon pemimpin.

"Karena akan banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang selama ini mungkin sebagian dikampanyekan sebagai kampanye hitam, (misalnya) supaya orang yang salah paham kepada saya dan Pak Djarot, justru pertanyaan-pertanyaan seperti itu yang bisa membuat saya dapat kesempatan untuk menjelaskan," kata Ahok.

Ahok mengaku sangat diuntungkan dengan acara-acara debat kandidat. Dengan demikian, dia bisa menjawab berbagai isu miring di hadapan publik.

Ahok mengatakan tidak khawatir program kerjanya dijadikan bahan untuk menyerang.

"Kalau saya kerjakan semua kenapa saya takut? Jadi dulu orang berpikir kan, misalnya kamu termasuk orang yang percaya apa yang dilemparkan kampanye hitam itu adalah benar. Terus begitu saya jelaskan, kamu kan jadi tahu 'oh ternyata aku dibohongi ya'," kata Ahok.

"Nah jadi yang tadinya ragu-ragu milih saya sama Pak Djarot jadi milih akhirnya," Ahok menambahkan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI