Suara.com - Setiap manusia pastinya tidak akan pernah tahu masa depan akan membawanya ke mana. Hal ini pulalah yang ada di pikiran juara dunia MotoGP tiga kali, Marc Marquez.
Dalam hal ini, Marquez mengungkapkan tak ingin sesumbar mengatakan mengakhiri karier bersama Honda. Dia tak menutup kemungkinan suatu hari nanti bisa pindah ke tim lain.
"Jika Anda mengatakan kepada saya sekarang apakah saya ingin bertahan di Honda selamanya, maka saya katakan saya ingin di Honda," kata Marquez.
"Hati saya mengatakan saat ini harus bertahan di Honda. Tapi, kita tidak pernah tahu godaan ke depan dan hidup kadang bisa berubah," lanjutnya.
Para penggemar MotoGP sendiri sebelumnya banyak yang berharap Marquez bisa mengikuti jejak Rossi pindah dari Honda ke Yamaha; tahun 2004.
Marquez mengaku sudah mendengar harapan itu. Namun, pebalap yang dijuluki "The Baby Alien" ini belum mau menanggapi terlalu jauh wacana tersebut.
"Ya, saya sudah mendengar komentar dari penggemar tentang hal itu. Tapi, saya akan melakukan apa yang harus saya lakukan," jawabnya.
"Jorge (Lorenzo) selalu mengatakan impiannya adalah mengakhiri karier di Yamaha, dan hidup ternyata membawanya pergi ke pabrikan lain--Ducati," pungkas Marquez.
Marquez sendiri, pada awal Juni lalu telah memperpanjang kontrak bersama Honda hingga 2018. Durasi kontrak ini sama dengan yang dimiliki Rossi di Yamaha.
Kesamaan durasi kontrak inilah yang membuat Marquez diisukan bakal gantikan Rossi di Yamaha pada musim 2019, mengingat pula pada 2018 Rossi akan genap berusia 39 tahun, sebuah usia yang sudah sangat tua untuk seorang pebalap. (AS)