Kegiatan Sehari-hari Jessica di Sel Polda Metro Sangat Asyik

Rabu, 19 Oktober 2016 | 19:25 WIB
Kegiatan Sehari-hari Jessica di Sel Polda Metro Sangat Asyik
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, membacakan nota pembelaan (pleidoi) pada sidang lanjutan di PN Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Barnabas menceritakan kebiasaan Jessica Kumala Wongso ketika masih ditahan di Polda Metro Jaya dalam kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin.

Barnabas mengatakan Jessica tipe tahanan yang tak bisa bergaul dengan tahanan lain.

Barnabas kemudian menceritakan kebiasaan Jessica. Hampir sebagian besar waktunya dihabiskan untuk membaca majalah.

"Dia banyak baca ya. Itu yang sama perhatikan. Kita kasih majalah yang ringan-ringan. Dia juga sering dibawain majalah sama keluarganya," kata Barnabas kepada Suara.com, Rabu (19/10/2016).

Terkait makanan Jessica, kata Barnabas, dia sering dikirimi makanan oleh ibunya Imelda Wongso. Hampir saban hari, Imelda Wongso mengirimkan hidangan khusus.

Menu yang paling sering dikirimkan untuk Jessica adalah ikan salmon.

"Ibunya juga tiap hari ke sini bawain makanan. Yang dibawakan sih variatif, tapi biasanya dia dibawain ikan salmon. Yang dia suka itu," kata Barnabas.

Mengapa Jessica lebih sering makan makanan dari luar penjara? Barnabas mengatakan kemungkinan dia kurang menyukai masakan untuk tahanan yang menunya biasa-biasa saja.

"Ya kalau kondisi makanan di tahanan sendiri, kan sederhana sekali. Menunya variatif sih, seperti ada telur. tahu tempe sama sayur. Tahanan di Polda Metro setiap hari dikasih makan dua kali. Kita kasih snack juga. Ya makanan kecil," katanya.

Barnabas juga mengungkapkan Jessica sering mendapat kunjungan keluarga. Ruangan pertemuan mereka, salah satunya ruangan konsultasi. Ruangannya seperti yang terdapat dalam foto yang ditunjukkan jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang belakangan beredar luas di media sosial.

Ruangan tersebut ada sofanya segala. Ruangan ini disebut sebagai ruang konsultasi kejiwaan tahanan dan biasa dipakai buat ibadah tahanan Nasrani.

"Kalau keluarga menjenguk juga dibawa ke ruangan (konsultasi psikologi) itu. Di depan ruangan itu, ada semacam lobi," katanya.

Waktu kunjungan, kata Barnabas, tetap dibatasi yaitu pada hari Senin hingga Kamis.

"Ada batas waktunya yang jelas 2 sampai 3 jam. Jam besuknya dari jam 10.00 sampai jam 15.00 WIB," kata Barnabas.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Kok Bisa, Korban Penggusuran Masih Mau Dukung Ahok? Ini Alasannya

Jokowi Payungi Lukas Enembe dan Rini di Papua, Dipuji-puji

Jawaban Warga Petamburan Sekitar Markas FPI Soal Ahok Mengejutkan

Buntut Foto Jessica Selonjoran, Kapolda: Sering di Hotel Kali

Ahok Ceritakan Seorang Ibu Hajah yang Selalu Membelanya

Ahok, Agus, Anies, Siapa Paling Meragukan Jadi Gubernur?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI